Motivator Indonesia Terkenal, Ippho Santosa, Motivator Indonesia Terhebat, Motivator Islami Asia

Seminar Motivasi Kerja, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik Asia

Seminar motivasi dan training motivasi karyawan sering dijadikan sarana demi mencapai target. Yah, boleh-boleh saja. - Motivator Indonesia
Dan inilah seruan saya kepada mereka, "Target mesti dikejar dengan sungguh-sungguh. Tak bisa diraih dengan berlambat-lambat dan bermalas-malasan. Seminar motivasi kerja dan seminar motivasi karyawan bukanlah segalanya."


Seminar-Motivasi-Kerja-Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Indonesia-Terbaik-Asia


Sekarang, coba Anda perhatikan ini. Banyak orang yang mengemudi lambat-lambat di jalan-raya. Selamatkah mereka? Kemungkinan besar, selamat. Nah, banyak pula orang yang mengemudi cepat-cepat di jalan-raya. Ngebut. Selamatkah mereka? Yah, selamat juga. Kedua-duanya selamat. Terus, siapa yang celaka? Yang celaka adalah mereka yang ragu-ragu.


Motivator-Indonesia-Terbaik-Asia-Seminar-Motivasi-Kerja-Motivator-Indonesia-Terkenal

Banyak orang orang memutuskan untuk jadi karyawan. Sukseskah mereka? Mungkin saja. Nah, banyak pula orang yang memutuskan berhenti jadi karyawan, terus jadi pengusaha. Sukseskah mereka? Mungkin juga. Kedua-duanya selamat. Terus, siapa yang celaka? Yang celaka adalah karyawan yang coba-coba jadi pengusaha tapi ragu-ragu.


Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Indonesia-Terbaik-Asia-Seminar-Motivasi-Kerja
Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Indonesia-Terbaik-Asia-Seminar-Motivasi-Kerja-Islami


Banyak orang yang menonton petinju yang bertanding di atas ring. Selamatkah mereka? Kemungkinan besar, selamat. Nah, ada pula satu-dua orang yang memutuskan untuk jadi petinju dan bertanding di atas ring. Selamatkah mereka? Yah, selamat juga. Kedua-duanya selamat. Terus, siapa yang celaka? Yang celaka adalah penonton yang coba-coba jadi petinju tapi ragu-ragu. Bagaimana dengan Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather? Hehehe, Anda jawab sendirilah.


Pelatihan-SDM-Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Indonesia-Terbaik-Asia-Seminar-Motivasi-Kerja

Seorang perampok akan berhasil merampok ketika ia yakin. Sebaliknya, seorang ulama sekalipun, akan gagal berdakwah ketika ia ragu-ragu. Pembicara atau motivator, yah sama saja. Oleh karena itu, ambillah sebuah keputusan dengan yakin. Y-a-k-i-n. Itulah ciri seorang pemenang. Saat Anda ragu-ragu, sebenarnya Anda yakin untuk gagal. Wong sudah yakin saja masih gagal, apalagi kalau ragu-ragu? Bukankah begitu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar